Testimonial

Ibu Fony


Nama Anak: Embun
Peserta Kirkas Tahti.

Meski pikiran saya memilih sekolah konvensional, namun naluri saya lebih memilih melihat kenyamanan & keterbukaan anak saya ketika bermain dan belajar di trial Kirkas Tahti. Di Kirkas, kami (saya dan anak) mengenal kehendak anak yang seimbang (tidak melulu harus mengalah, melainkan berhak menyatakan kehendak pribadi yg belum tentu sepaham dgn temannya). Anak-anak belajar menyatakan pendapat dengan komunikasi berkonteks positif, dengan penjelasan sebab akibat yang real namun singkat sesuai usia masing-masing (bukan dengan menakut-nakuti/berbohong). Dan masih banyak hal positif & menarik lainnya yang bisa saya dan anak saya rasakan melalui pembelajaran di Kirkas Tahti. Bukan hanya anak anak yang belajar, saya pribadi juga belajar melalui kakak-kakak pembimbing di Kirkas Tahti.

Melalui bermain sambil belajar, anak-anak menyerap informasi/ilmu lebih cepat. Di Kirkas Tahti bukan hanya sistem belajar sambil bermain, tapi juga mengutamakan minat/ketertarikan anak dalam menyampaikan materi pendidikan. Ini hal yang baru dan menarik bagi saya pribadi. Penyampaian materi pendidikan juga sering melalui kegiatan praktik yang menarik bagi anak-anak, seperti mengenalkan gambar bentuk dengan kegiatan membuat topi yg berhiaskan bentuk bintang, lingkaran, wajik dsb. Metode active learning seperti itu yang menarik dan lebih mudah dicerna oleh anak saya.

Ibu Yayu


Nama Anak: Rania
Peserta Kirkas Tahti.

Setelah mengikuti program di Kirkas Tahti, Rania jadi lebih tertib saat menggunakan fasilitas umum dan bertanggung jawab atas barangnya sendiri, contohnya meletakkan sepatu di tempat yang telah disediakan. Selain itu juga lebih semangat untuk berbuat baik, bisa membangun komunikasi yang lebih baik dengan kakaknya, serta memiliki inisiatif untuk meminta maaf jika berbuat salah.

Ibu Titin

Ibu Rumah Tangga


Nama Anak: Syawa
Lulusan Kait Pamulang.

Syawa menjadi lebih berani, tidak takut kotor, lebih bisa mengungkapkan keinginan dan perasaannya, lebih disiplin, berani dan ekspresif. Selain itu anak saya juga menjadi lebih aktif bertanya serta bercerita.
Program Tailored Education menyesuaikan kebutuhan anak, yaitu para pembimbing mengikuti keinginan serta kebutuhan anak sehingga anak menjadi lebih pintar.

Ibu Amel

Wiraswasta


Nama Anak: Remy
Lulusan Kait Pamulang.

Setelah mengikuti kegiatan di kait Tailored Education, Remy menjadi mandiri, berani tampil/percaya diri, peduli terhadap mama, mudah mengingat lagu-lagu, terbiasa mengucapkan kata terima kasih dan maaf. Selain itu juga mudah mandi, suka berbagi kepada teman-teman, dan mudah diarahkan.

Ibu Ika

Ibu Rumah Tangga


Nama Anak: Adelio
Lulusan Kait Pamulang.

Anak saya menjadi lebih mandiri, percaya diri, terbiasa merapikan mainan sendiri, tidak malu dan berani saat pertama masuk sekolah. Mudah bersosialisasi, sehingga banyak teman, menjadi pemimpin di kelas, suka berbagi.

Bapak Andi

Karyawan BUMN


Nama Anak: Arsa
Peserta Kirkas Tahti.

Kirkas Tahti ini sekolah yang mampu memfasilitasi anak saya yang notabennya hiperaktif kalau di rumah. Perkembangannya sangat bagus di rumah, dia jadi lebih sayang ke adiknya, dan aktifnya tersalurkan ke hal-hal yang positif. Kemudian biasanya dia susah disuruh, sekarang dia sudah mulai bisa teratur. Semoga Kirkas Tahti cepat berkembang jadi sekolah yang keren banget.

Ibu Rahayu

Anggota DPR RI


Nama Anak: Narendra
Peserta Kirkas Tahti.

Narend anak saya usia 3 tahun, sejak pertama kali masuk ke Kirkas Tahti, sangat luar biasa karena dari hari pertama dan ke dua dia sudah antusias sekali. Walaupun pada awalnya tidak mau, tapi saat sudah sampai ke sekolah kadang-kadang sampai lupa sama kita, sudah langsung lari ke dalam. Itu luar biasa, dia senang sekali ada di sini, punya banyak teman. Sosialisasinya jauh lebih baik, kalau dulu jago kandang. Sekarang setelah ada di Kirkas Tahti jauh bisa lebih bergaul dan lebih percaya diri kalau di luar rumah. Selain itu dia kalau untuk belajar sikat gigi dan mandi, awalnya harus berantem dulu, tapi sekarang tidak lagi karena ada langkah-langkah yang diajarkan oleh Kirkas Tahti, melihat rutinitasnya, bimbingan dari kakak-kakak dan juga pergaulannya, dan juga ada sistem-sistem di Kirkas Tahti yang membuat dia mengerti apa rutinitas yang perlu dia lakukan setiap harinya. Hal itu juga membantu kami sebagai orangtua untuk membimbing anak kami, untuk mengetahui bagaimana cara mendidik dan mengatur rutinitas yang akhirnya membantu dia dalam berkembang.

Ibu Tya

Wirausaha


Nama Anak: Aqeela
Peserta Kirkas Tahti.

Perkembangan anak saya di Kirkas Tahti cukup baik di sini, dan bagus perkembangannya. Tadinya sebelum masuk Kirka Tahti selalu menempel dengan Bundanya, sekarang bisa pelan-pelan lepas dan jadi lebih mandiri. Sekarang juga Aqeela sudah bisa mengungkapkan apa yang dia mau. Dalam hal berbuat baiknya juga sudah mulai terbiasa. Semoga Kirkas Tahti kedepannya lebih baik, muridnya tambah banyak lagi, dan pembimbingnya makin terampil lagi. Menurut saya Kirkas Tahti sangat berbeda dengan sekolah lain karena di sini sistemnya pembimbing mengikuti kegiatan anak, berbeda dengan sekolah lain, dan juga disini anak-anak bermain sambil belajar.
//]]>